March 2012
Serenade, Maret 28.
peluruaksara:
Act : 1
Scene : 2
Ellena Ekarahendy sebagai @yellohelle
...
perkara yang tidak populis.
roy (penggiat budaya lokal dan melek media) : lo di kampus ga punya temen ya el? *muka serius*
saya : tega elu sih.
Aubade, Maret 28.
peluruaksara:
Act : 1
Scene: 1
Ellena Ekarahendy sebagai @yellohelle
Michael Edward sebagai @MungareMike
Read More
suka, suka sekali. (:
catatan sebelum 'persidangan' hari ini:
andri pernah bilang: “orang yang mempertahankan kebenaran itu tidak populis, el. tapi kamu jangan takut. lawan,” katanya, “lawan.” saya akan melawan. sendirian. tubuh saya sendirian. karena yang bisa menyanggah kaki-kakimu untuk berdiri sebagai pohon oak hanya kaki-kakimu sendiri. akarnya bernama keberanian dan keyakinan. tapi jiwa saya tidak sendirian. ada wangi pupuk di...
aku akan mengingat sebuah sore di atas atap dan kamu yang ingin jadi pesulap: memangkas pencakar-pencakar langit yang mencabuli senja cantik dan sesendokan cita-cita tentang hidup di desa dan enggan jadi kaya dan kunang-kunang yang fana di pusat jakarta juga sepinjaman nafas yang manis: aku tengah berbicara tentang putu wijaya dan kau menciumku tiba-tiba kau banyu, yang menguap di udara aku ingin...
jadi salah seorang teman SMP saya sudah menikah. iya, menikah. i think i will never be ready for marriage (((:
Do not believe in anything simply because you have heard it. Do not believe in...
– Buddha (via maechristabel)
catatan untuk sebuah gerimis menjelang pukul empat...
aku ingin tertidur dengan wangi kopi di kemejamu, setelah sebuah pelukan yang lama dan kaku, yang mungkin lebur bersama hal-hal yang akan kita rindukan sewaktu kita sama-sama mulai mengingat jalan hidup yang kita putuskan masing-masing. telah lama: aku sendiri. kamu sendiri. aku ingin tertidur dengan nyanyian yang terbata-bata, tempo yang lambat dan suara yang dalam, masih dengan wangi kopi di...
Look not to the faults of others,
nor to their omissions and commissions.
But...
– Dhammapada 4.50 (via ageofreason)
beberapa ganjalan
1. jika memang yang diperjuangkan adalah kemanusiaan, belajar dulu memahami, atau mundur sebentar dari ketergesaan tanggung jawab korporasi untuk mengejar target sasaran (atau pasaran? cih.) tentang tanggung jawab menjadi manusia untuk bisa memanusiakan manusia lainnya. atau bahkan bagaimana caranya memperjuangkan kemanusiaan dengan terlebih dulu memanusikan manusia dari dalam ‘kita’...
How accidental our existences are, really, and how full of influence by...
– Louis I. Kahn (via ima9in3)
1 tag
pada sebuah adzan di jumat siang
aku menunggu kekasihku di bawah terpal warung kopi beberapa meter dari batas suci: berdiskusi tentang tuhan yang telah mati
(setelah diskusi yang menyenangkan dan menemukan teman sepemikiran (untuk kemudian seperjuangan))
saya : besok kita ke sana sore aja kali ya, abis ngajar anak-anak?
sigat : sore-sore gak apa-apa?
saya : ah paling diajak makan..... sama diajakin sholat kalo islam. eh sori, lo.... apa?
sigat : .............. islam
saya : .............. eh. maap.
sigat : ga papa.
saya : enggaaa. gue suka sebel kalo orang nanyain agama sih. tapi gue sendiri nanyain agama orang.
sigat : *ketawa* yaaa gue islam.. *ketawa*
saya : *ketawa* jangan-jangan lo sama kayak gue...
sigat : *ketawa* kayaknya gue ngerti maksudnya 'sama kayak lo' *ketawa*
saya & sigat : *ketawa*
permasalahan dari orang yang mempertahankan kebenaran, el: mereka tidak populis....
– A (lovely lover, lovely comrade.)
baik, ini pikiran saya saja: bahwa pacaran, atau hubungan antara kedua individu dengan emotional bound yang apapun hendak disebut namanya: comradeship, partnership, harus bisa bermanfaat satu dan lainnya. olahraga syaraf otak waktu debat atau glenye waktu diskusi karena pingin menang sendiri (itu saya,sih.) lalu setelah konklusi (atau tanpa konklusi setelah diskusi pun lalu) sayang-sayangan itu...
saya tidak akan pernah menyebut diri saya seorang feminis jika yang saya lakukan hanyalah arogansi terhadap setiap laki-laki. saya tidak akan pernah menyebut diri saya seorang feminis jika yang saya lakukan hanya mencari argumen-argumen rasionalisasi untuk menyalahkan setiap laki-laki. memang ada laki-laki yang telah salah terhadap perempuan. dan ada perempuan juga yang keliru terhadap dirinya...
siap, kamerad!
kak galih: kamu kalo udah gede jangan masuk advertising agency ya. nanti kamu jadi kanan.